heyfi!

Heart, eyes and fingers by Zakina | 20-something | @ochaadeea

July 15, 2014 12:31 am
Love in an Age of Hate

umairhaquediary:

This is an age of hate. Of cynicism, mediocrity, irony, despair, anger. Of smallness and cruelty.

The hate is everywhere. TV, Internet, talking heads. It seeps through the digits our lives have been reduced to.

It is hard to love in an age of hate. Love is the miracle that kills the serpent;…

July 11, 2014 12:12 am

Bukti 9 Juli

Sepanjang pemilu yang pernah aku alami, pemilu kali ini adalah pemilu paling heboh. Berbagai macam perang argumen, kampanye, dari yang putih sampai hitam, dari yang meyakinkan sampai yang meragukan terus menerus membanjiri media. Lelah.

Ini adalah kali kedua untukku memilih presiden. Aku mungkin termasuk orang yang apatis dan cenderung skeptis tentang apapun yang berbau pemerintahan, terlebih politik. Terlalu pelik dan… ya tidak cukup membuat hati dan pikiranku tergerak untuk menelisik. Ya begitulah.
Tapi jujur, beda dengan tahun ini. Entahlah, aku juga masih heran kenapa bisa sesemangat ini, kekeuh untuk ikut meramaikan pesta demokrasi (katanya). Berawal dari info-info yang beredar tentang tata cara untuk pemilih yang berada di luar daerah, yang katanya hanya cukup dengan menunjukkan KTP bisa ikutan nyoblos. Hmm… jadi penasaran.
“Seriusan?”
“Beneran?”
“Halah, ntar juga ujung-ujungnya ditolak”
Karena yaa tau sendiri kan, biasanya selama ini gimana jungkir baliknya mengurus sesuatu di instansi/birokrasi. Suka dilempar sana sini. Intinya ribet, aja. Yang katanya mekanismenya A, tapi kenyataan di lapangan B. Jadilah akhirnya aku mempraktekkan untuk membuktikan :)) Benarkah semudah itu?

Awalnya dapat info kalau harus urus surat keterangan domisili dulu ke pak RT, kemudian baru ke kelurahan biar bisa dapat form A5. Waktu itu kalau tidak salah ada batas tanggal maksimal untuk mengurus. Jadilah santai. Karena pikirku, bisa mengurus itu nanti setelah sidang TA, masih keburu lah~ Dan ternyata sidang TA diundur. Dari situ udah pasrah, karena jadwal sidang TA itu setelah batas waktu untuk mengurus pindah TPS. Sampai akhirnya malam sebelum pemilu pilpres ada yang cerita di timeline twitter kalau baru aja selesai mengurus pindah TPS. Voilla! Gayung bersambut bersamaan dengan info-info tambahan tentang hal itu. Akhirnya dapat pencerahan dan memutuskan untuk pergi ke pak RT & kelurahan besok pagi.

Paginya, ditemani bibi, pergi ke rumah pak RT. Sampai sana kata beliau bisa dan langsung aja ke TPS. Sempat sanksi juga sih terus mbatin, “Ini seriusan langsung aja? Ga pake surat keterangan atau apa gitu?” Yaudah deh percaya aja dan langsung menuju TPS. Sampai TPS, setor fotocopy KTP dan duduk. Duduk manis selama kurang lebih 5 menit, dan tak kunjung terpanggil. Disitu aku baru ingat katanya untuk pemilih khusus, bisa mencoblos di jam 12-1 siang. Akhirnya ada bapak-bapak bagian halo-halo pembagi surat suara bilang kalau yang menggunakan KTP, bisa nyoblos setelah jam 12. Yoweslah akhirnya pulang.
Sekitar jam 11, ibu kosan datang dan bilang sambil mengembalikkan fotocopy KTP kalau ga bisa ikut nyoblos. Zzz -__- aku di-php-in. Katanya harus ada form A5. Nah, kan! Dugaanku benar. Terus agak kzl, kenapa tadi pagi ga ditanya, kenapa dibiarin, dan kenapa bilang iya bisa bisa ikutan nyoblos.

Akhirnya cari info lagi dan dapatlah link download form A5 yang katanya juga harus bawa fotocopy KK. Download – print – fotocopy. Selesai dhuhur balik lagi ke TPS dan ditolak *sigh* katanya harus ada cap dari KPPS-nya dan kantor KPPS ada di kelurahan. Baiklah. Mau udahan tapi sayang, masih ada sekitar 45 menit lagi sebelum TPS tutup. Pergilah dengan pasrah ke kelurahan. Dalam hati, kalau bisa ya Alhamdulillah, kalau enggak yaudah. Sampai kelurahan disambut baik bapak ibu petugas, langsung dituliskannya form A5. Masih ada waktu sekitar 20 menit lagi sebelum TPS tutup, ga mungkin untuk kembali ke TPS tadi. Untung, sendirinya inget kalau dengan form A5 itu bisa nyoblos di TPS mana aja. Untung lagi, ada TPS di dekat kelurahan dan akhirnya bisa nyoblos di detik-detik terakhir :’))

Terima kasih bapak ibu KPPS di Kelurahan Cijawura!
Terima kasih bapak ibu petugas di TPS 32 RW 10 Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buah Batu, Bandung!
Terima kasih telah membuat warga percaya bahwa info pindah TPS untuk pemilih di luar daerah terbukti benar adanya. Jadi ini bukti 9 Juli, yang semoga membawa bukti-bukti lain kedepannya. Khususnya bukti-bukti atas janji para presiden yang kelak terpilih nanti.

June 11, 2014 3:03 am May 27, 2014 12:57 am